Tips
7 Kesalahan di LinkedIn
LinkedIn kini menjelma menjadi social media nomor 1 untuk kalangan professional. Estimasinya sekitar 83% bahkan lebih telah terdaftar menjadi partisipan professional di LinkedIn. Namun sayangnya masih banyak kesalahan yang dilakukan para professional dalam ber-LinkedIn, berikut 7 hal kesalahan itu menurut Alexandra Gibson:
1. Menggunakan LinkedIn Hanya Saat Membutuhkan Pekerjaan
Ada apa gerangan, tiba-tiba profil LinkedIn teman-teman Anda kembali hidup, saat mereka mencari pekerjaaan. Lebih baik update terus profil LinkedIn Anda ketimbang “sibuk” menghubungi jaringan yang ada ketika Anda butuh saja.
2. Tidak Melengkapi Data Profil
Profil yang setengah-setengah akan merugikan Anda sendiri. Tambahkan semua pengalaman kerja Anda terdahulu dan pencapaian yang sudah Anda lakukan. Karena semakin lengkap profil LinkedIn Anda, semakin mudah orang mencari Anda.
3. Masuk ke Grup yang Salah
Setiap saat grup di LinkedIn bertambah terus, sehingga sangat sulit menentukan grup mana yang paling penting untuk kita ikuti. Sebaiknya join dengan grup alumni yang masih mempunyai koneksi dengan Anda, seperti perkumpulan alumni kampus, sekolah dan rekan-rekan lama Anda, setelah itu baru tentukan grup yang berhubungan dengan tempat Anda bekerja.
4. Tidak Berbagi Konten Yang Berharga
Sharing konten yang berguna di LinkedIn Feed Anda, dan jika Anda bergabung dengan grup, rajinlah memposting berita dan informasi yang relevan dengan profil Anda.
5. Tidak Membangun Koneksi yang Luas
Tambahkan terus koneksi dari orang yang Anda kenal secara professional maupun personal melalui LinkedIn. Manfaatkan koneksi orang yang Anda kenal untuk berhubungan di LinkedIn, dengan begitu jaringan Anda akan semakin luas.
6. Tidak Memanfaatkan LinkedIn Answers
LinkedIn Answers atau “pencarian tanya jawab” membantu Anda menunjukkan keahlian Anda dan menyediakan penilaian. Anda bisa mengajukan pertanyaan sekaligus menjawab topik yang Anda tahu dalam forum. Dengan begitu keaktifan Anda akan terlihat, salah satu keunggulan dari LinkedIn adalah dapat menyimpan konten dalam jangka waktu lama, tidak seperti situs lainnya (Twitter misalnya), aktifitas/interaksi Anda di jaringan LinkedIn dapat bertahan lebih lama.
7. Tidak Membawa Tim/Staff Anda
Ajaklah Tim bahkan pimpinan Anda untuk bergabung di LinkedIn, karena meski LinkedIn merupakan jaringan professional yang lebih fokus kepada individu, dan hubungan professional, namun koneksi sesama staff kantor akan menguatkan Brand Company Anda di mata klien maupun kompetitor Anda.
Segera perbaiki profile LinkedIn Anda, dan pikir dulu setiap sebelum posting di LinkedIn. Selamat mencoba!

Selasa, 10 Juli 2012 pada 14.18
ulasan yang menarik…
dulu awal2 bingung pake LinkedIn untuk apa..
ternyata sangat bagus untuk menambah jaringan professional dan se-ide..
thanks..
Rabu, 4 Juli 2012 pada 14.49
Trimakasih Sharingnya! Belum begitu faham ttg LinkedIn ini. Apa ada buku yang bisa membantu?
Komentar Terkini
Gudang Data
Event HR
Kamis, 27 Juni 2013
Jobstreet HR Networking EventSponsored Links
LokerDirektori.com
Submit lowongan kerja di sini