PortalHR

HRIS Expo & Conference

Resensi

BOM Hendrik Lim MBA

BOM, Mindset dan Spirit Entrepreneur Ledakkan Semangat Diri

Selasa, 4 September 2012 - 10:09 WIB
  • Judul Buku: BUSINESS OWNER MENTALITY (BOM)
  • Pengarang: Hendrik Lim, MBA
  • Penerbit: PT Elex Media Komputindo, 2012
  • Jumlah halaman: 502
  • Penulis Resensi: Nurul Melisa

Selasa, 4 September 2012 - 10:09 WIB

Mungkin ketika membaca judulnya “Business Owner Mentality” atau disingkat BOM ini, dugaan kita mengenai apa isi di dalamnya pasti tak jauh dari kiat-kiat bagaimana menjadi seorang entrepreneur, atau kalau tidak bagaimana memulai usaha sendiri, dan menjalankannya dengan benar, singkatnya sang penulis biasanya akan menjabarkan “what do you have TO DO.

Namun setelah membaca lembaran demi lembaran dari ulasan buku ini, penulis tidak hanya memaparkan kiat teknis atau elemen values dan karisma entrepreneur dalam membesarkan usahanya, tetapi juga memasukkan blueprint mindset bisnis entrepreneurship-nya.

Yang sangat mengusik saat membacanya yaitu poin keberanian, Hendrik Lim selaku penulis menegaskan “Entrepreneur itu harus punya jiwa seperti pemburu rusa di hutan. Harus maju aktif mencari dan menyerang dengan membawa senjata. Kini tidak bisa lagi orang hanya memasang jala, lalu berharap ada rusa tersebut salah jalan dan masuk perangkap,” papar Hendrik.

Cara pandang dan spirit entrepreneur itu yang bisa kita adopsi baik di dunia usaha maupun di dalam organisasi.

Jika dulu keadaan ekonomi, sosial dan budaya masih “adem ayem,” tingkat kompetisi tidak setinggi sekarang, kita tak perlu khawatir dengan hanya datang pada saat jam kerja dan pulang tenggo, mengerjakan titah pimpinan secara berkala, rutin setiap harinya. Namun seperti kita ketahui, tidak ada bisnis tanpa kompetisi kini, perusahaan akan menetapkan standar efektifitasnya dalam menilai sebuah kinerja.

Jadi “meskipun Anda memiliki potensi, bakat, dan intelejensi, tetapi kalau Anda tidak berani maju ke depan dan menggunakannya maka akumulasi bakat dan keahlian itu tidak akan berkembang,” tegas buku ini.

Tidak berhenti di situ, ruas-ruas penjabaran mengenai spirit entrepreneur ini juga membuka kenyataan yang kadang tidak kita pikirkan, jika Anda paham berbisnis, maka Anda akan tahu sistem yang bekerja di dalamnya. Mengetahui sistem itu merupakan salah satu dari 3 syarat utama mengadopsi BOM. Karena, jika Anda tahu sistemnya maka Anda tidak akan buang-buang waktu.

Penulis menganalogikan sistem ini seperti pembakaran lemak seorang yang menjalani fitness. Jika kita tahu program untuk menurunkan berat badan melalui berjalan cepat di atas treadmill akan bekerja selama kurang lebih 6 bulan, baru terlihat hasilnya. Maka Anda tidak akan mudah diiming-imingi iklan penurunan berat badan atau obat-obat khasiat seperti itu. Sama halnya dengan organisasi, paham terhadap seeing the unseen akan membuat Anda gigih dalam perjalanan. Bila Anda selalu melihat timbangan setelah Anda selesai fitness setiap harinya, maka sebenarnya Anda tidak percaya kepada sistem. Meragukannya dan tidak yakin bahwa ia akan menghasilkan suatu output pada waktunya.

“Pada tataran fisik, orang memang lebih mudah mengerti dan menerima fakta, induksi dan penarikan kesimpulan di atas logis. Namun dalam tataran nonfisik, hal tersebut menjadi jauh lebih sulit. Misalnya untuk tingkat kemakmuran, atau kondisi bisnis atau karier dan peruntungan nasib,” tambah BOM.

Kini tidak mau membocorkan lebih banyak lagi “mantra” di dalamnya, Anda masih punya waktu untuk maju menyerang membuktikan kapasitas BOM Anda saat ini. Hendrik Lim, pendiri Defora Consulting sekaligus pengolah G.E Textiles ini rasanya akan dengan senang hati menikmati lecutan-lecutan efek sehabis membaca BOM Anda. Silakan dicoba sendiri.

 





2 komentar untuk artikel BOM, Mindset dan Spirit Entrepreneur Ledakkan Semangat Diri



  1. franstantridharma
    Selasa, 2 April 2013 pada 11.55

    Selamat berkarya demi kemajuan masyarakat kita. Memang tidak mudah, karena setiap halnya membutuhkan persyaratan yang cukup. Semoga berhasil.

  2. Hendrik Lim
    Selasa, 4 September 2012 pada 17.40

    Thanks alot pak Nurul
    Semoga suatu saat bisa berjumpa muka
    salam HR
    Hendrik lim

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with Facebook

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR