Peran Asosiasi Sektor Usaha dalam Penetapan Alur Pekerjaan | PortalHR.com

PortalHR

Employee Relations

Peran Asosiasi Sektor Usaha dalam Penetapan Alur Pekerjaan

Jumat, 30 Agustus 2013 - 11:55 WIB

Terdapat lima jenis pekerjaan yang boleh untuk di outsource-kan, yaitu usaha jasa pelayanan kebersihan (cleaning service), usaha jasa pelayanan makanan bagi pekerja, usaha tenaga pengaman (security), usaha jasa penunjang di pertambangan dan perminyakan, usaha penyediaan angkutan bagi pekerja/buruh. Jika tidak terdapat dalam 5 kategori jenis usaha tersebut dapat dilakukan pemborongan pekerjaan, dimana salah satu syaratnya adalah, alur kegiatan pekerjaan harus jelas terdifinisikan.

Pendefinisian alur kegiatan pekerjaan tersebut, dilakukan oleh asosiasi sektor usaha. Sehingga pembentukan asosiasi sektor usaha merupakan hal yang penting. “Bagi yang belum memiliki asosiasi sektor usaha, segeralah bentuk,” imbau Sri Nurhaningsih Direktur Persyaratan Kerja Kesejahteraan & Analisis Diskriminasi Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada acara Kupas Tuntas Outsourcing di Perbankan yang diselenggarakan People Consulting, Kamis (29/8) kemarin.

Asosiasi sektor usaha merupakan perkumpulan perusahaan yang mempunyai bidang usaha yang sama dan sejenis dan dibentuk berdasarkan peraturan perundang-undangan, demikian diungkapkan lebih lanjut oleh Sri. Sri juga menjelaskan bahwa asosiasi sektor usaha yang dimaksud adalah yang disahkan oleh Kementrian Hukum dan HAM, atau asosiasi sektor usaha yang terdaftar, ditetapkan oleh kementrian atau lembaga Pembina sektor, dan yang terdaftar dalam kamar dagang.

“Perusahaan dapat mengikuti lebih dari satu asosiasi sektor usaha, namun perusahaan hanya dapat mengacu pada satu asosiasi sektor usaha saja dalam penetapan alur proses kegiatan pekerjaan saja,” katanya.

Sri berpesan bahwa dalam melakukan pemborongan pekerjaan, setiap perusahaan diwajibkan untuk melaporkan kepada dinas tenaga kerja setempat. “Perusahaan juga tidak perlu khawatir dengan adanya pemborongan pekerjaan berarti harus berada di lokasi yang jauh dari perusahaan, mereka bisa saja ditempatkan di lokasi yang dekat dengan pekerjaan utama, tetap ada supervisi, namun dibatasi oleh sekat yang terpisah,” pungkas Sri. (*/@shinnyislamiyah)

 






Satu komentar to Peran Asosiasi Sektor Usaha dalam Penetapan Alur Pekerjaan



  1. Aktanto
    Senin, 23 Desember 2013 pada 18.05

    Dear All,

    saya mau bertanya perihal ASOSIASI untuk kelas perdagangan AC dan bukan retailer karena PMA, jad saya masuk asosiasi apa ya,…karena dari pihak sudin meminta agar supaya saya memiliki asosiasi terlebih dahulu sedangkan dari pihak KADIN jelas menerangkan bahwa perusahaan saya non asosiasi dan telah mengeluarkan surat rekomendasi yang isinya menerangka bahwa perusahaan saya adalah non asosiasi dan ditujukan kepada kantor dinas transmigrasi dan tenaga kerja tingkat provinsi.

    tolong dibantu masukannya….thanks

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with Facebook

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR