Skorsing, Cuti yang Diuangkan dan Pembayaran Pesangon Secara “Diangsur” | PortalHR.com

PortalHR

BPJS Ketenagakerjaan

Hubungan Karyawan

photo

Skorsing, Cuti yang Diuangkan dan Pembayaran Pesangon Secara “Diangsur”

Oleh : Bambang Supriyanto
Tentang Penulis
Senin, 26 April 2010 - 3:08 WIB

Pertanyaan

1. Dasar hukum & ketentuan skorsing & apakah maksimal masih 6 bulan berlakunya?
2. Dasar hukum & ketentuan dirumahkan serta batas waktu dirumahkan?
3. Dasar hukum & perhitungan cuti jika diuangkan bagi 5 hari kerja & 6 hari kerja?
4. Dasar hukum pembayaran pesangon PHK harus dibayar sekaligus & bagaimana jika harus "diangsur" dikarenakan kondisi financial perusahaan?


Muh. Athallah Yonanda - PT Miracle A. Tech, Batam


Jawaban

1 dan 2. Tindakan pengusaha untuk merumahkan pekerja sambil menunggu proses PHK diatur dalam Pasal 155 ayat (3) UU No 13 tahun 2003. Tidak ada batas waktu untuk melaksanakan "skorsing" tersebut. Batas waktunya adalah jatuhnya putusan oleh Lembaga Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial yang mempunyai kekuatan hukum tetap.

3. Tentang hak cuti yang diuangkan tidak ada dasar hukumnya. Pasal 79 ayat (2) huruf c – UU No 13 tahun 2003 mengatur bahwa pekerja berhak atas cuti minimal 12 hari kerja setelah pekerja bekerja selama 12 bulan terus menerus. Dengan demikian, hari cuti yang dapat diuangkan adalah hak atas hari cuti selebihnya 12 hari kerja, bila ada.

3. Undang-Undang tidak mengatur tentang mekanisme cara pembayaran pesangon (pembayaran akhir bagi pekerja atau keluarganya sebagai akibat putusnya hubungan kerja pekerja) apakah harus full sekaligus. Pada waktu lalu dalam kasus Texmaco, sebagai akibat perusahaan tutup, Texmaco membayar pesangon pekerja di beberapa cabangnya secara diangsur. Pengadilan Hubungan Industrial dapat menetapkan pembayaran pesangon diangsur mengingat kondisi financial perusahaan.

Category: Product #: Regular price:$ (Sale ends ) Available from: Condition: Good ! Order now!
Reviewed by on. Rating:


Anda dapat mengirim pertanyaan konsultasi dengan mengisi form berikut.




BPJS Ketenagakerjaan

Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR