PortalHR

Idul Fitri

Compensation & Benefit

photo

Penghitungan Lembur, Pesangon, dan Cuti

Oleh : Wiwiek Wijanarti
Tentang Penulis
Kamis, 17 Maret 2011 - 11:33 WIB

Pertanyaan

Selamat siang ibu Wiwik,

Ada beberapa hal yang hendak saya tanyakan:

1. Manakah yang dihitung dari lembur, uang pesangon, dll, upah/gaji pokok saja?
2. Mengenai jatah cuti pribadi, jatah cuti 12 X hanya berlaku bagi karyawan yang sudah bekerja selama 1 tahun, bagaimana apabila ada perusahaan yang menerapkan jatah cuti SETELAH karyawan diterima menjadi karyawan tetap dan belum satu tahun.
Misalnya karyawan tsb diterima bekerja di bulan Juli, bagaimana penghitungan cutinya di bulan January tahun berikutnya?

Terima kasih banyak Ibu
Regards


Dina


Jawaban

JAWAB:
LEMBUR :
Untuk penghitungan lembur mengacu pada Keputusan Menteri Nakertrans no 102 tahun 2004. Pada pasal 10 dinyatakan :
1. Dalam hal upah terdiri dari upah pokok dan tunjangan tetap maka dasar perhitungan upah lembur adalah 100 % (seratus perseratus) dari upah.
2. Dalam hal upah terdiri dari upah pokok, tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap, apabila upah pokok tambah tunjangan tetap lebih kecil dari 75 % (tujuh puluh lima perseratus) keseluruhan upah, maka dasar perhitungan upah lembur 75 % (tujuh puluh lima perseratus) dari keseluruhan upah.

Yang dimaksud dengan tunjangan tetap adalah tunjangan yang diberikan secara tetap dan rutin setiap bulan antara lain tunjangan jabatan, tunjangan fungsional, tunjangan keahlian. Tunjangan tidak tetap adalah tunjangan yang besarannya tidak tetap setiap bulannya dan dihitung berdasarkan hal tertentu, seperti uang makan dan transpor yang biasanya dikaitkan dengan jumlah kehadiran di kantor, uang insentif yang dikaitkan dengan hasil kerja karyawan guna mendorong karyawan untuk bekerja lebih giat, dll.

Ilustrasi untuk ayat 1 : jika komponen gaji karyawan hanya terdiri dari gaji pokok 1 juta rupiah dan tunjangan fungsional 300 ribu rupiah, maka dasar penghitungan lembur adalah gaji pokok + tunjangan fungsional = 1,3 juta rupiah.

Ilustrasi untuk ayat 2 :
Gaji pokok : 1.000.000 / bulan
Tunjangan keahlian : 300.000 / bulan
Tunjangan makan : 15.000 / hari setara dengan 315 ribu / bulan
Total per bulan : 1.615.000,-
Dengan komposisi diatas, maka Gaji Pokok + Tunjangan keahlian adalah 80% dari total gaji per bulan, maka dasar penghitungan lembur adalah Gaji Pokok + Tunjangan keahlian.
Gaji pokok : 1.000.000 / bulan
Tunjangan keahlian : 150.000 / bulan
Tunjangan makan : 25.000 / hari setara dengan 525 ribu / bulan
Total per bulan : 1.675.000,-
Dengan komposisi diatas, maka Gaji Pokok + Tunjangan keahlian adalah 69% dari total gaji per bulan, maka dasar penghitungan lembur adalah 75% dari total gaji per bulan (Gaji Pokok + Tunjangan keahlian + tunjangan makan)

PESANGON:
Mengacu pada UU ketenagakerjaan no 13/2003 pasal 157 sbb:
Komponen upah yang digunakan sebagai dasaar perhitungan uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, dan uang pengganti hak yang seharusnya diterima yang tertunda, terdiri atas :
a. upah pokok;
b. segala macam bentuk tunjangan yang bersifat tetap yang diberikan kepada pekerja/buruh dan keluarganya, termasuk harga pembelian dari catu yang diberikan kepada pekerja/buruh secara cuma-cuma, yang apabila catu harus dibayar pekerja/buruh dengan subsidi, maka sebagai upah dianggap selisih antara harga pembelian dengan harga yang harus dibayar oleh pekerja/buruh.
Dengan ilustrasi gaji diatas, maka dasar penghitungan uang pesangon adalah Gaji Pokok + tunjangan keahlian.

CUTI:
Beberapa perusahaan memang ada yang menetapkan jatah cuti diberikan setiap awal tahun, sehingga untuk karyawan yang belum genap bekerja 1 tahun, maka cuti diberikan secara pro rata, 1 hari kerja untuk setiap bulan masa kerja. Sebagai contoh, karyawan yang masuk pada tanggal 1 Juli 2010, maka pada bulan Januari 2011 ia memiliki jatah cuti sebanyak 6 hari kerja. Untuk tahun berikutnya pada Januari 2012 karyawan tersebut barulah memperoleh jatah cuti tahunan sebanyak 12 hari kerja.

Demikian, semoga jelas.


Anda dapat mengirim pertanyaan konsultasi dengan mengisi form berikut.




Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR