PortalHR

Manulife Indonesia

HR Strategis

photo

Memperkarakan Karyawan yang Pindah ke Kompetitor

Oleh : Rizki Nugroho FA MM
Tentang Penulis
Senin, 17 Desember 2012 - 1:45 WIB

Pertanyaan

Siang Pak, Beberapa karyawan kami pindah bekerja ke perusahaan kompetitor. Manajemen hendak mempermasalahkan kasus ini ke jalur hukum, karena sudah tercantum di Surat Perjanjian Kerja dan ditandatangani. Tujuan juga untuk pembelajaran ke karyawan yang ada dan mencegah hal serupa terjadi. Di kontrak kerja karyawan perusahaan kami, di salah satu pasal ada tertulis"Pasal 6.Kewajiban karyawan: "Selama berlakunya Perjanjian ini, Karyawan setiap saat: pasal 6.5. Akan menolak melakukan pekerjaan ataupun memberikan jasa kepada pihak mana pun yang merupakan kompetitor perusahaan atau yang memiliki bisnis/kegiatan usaha serupa dengan Perusahaan secara langsung atau tidak langsung. Kewajiban ini terus berlanjut sampai dengan 1 tahun setelah perjanjian ini berakhir dan/atau 1 tahun setelah karyawan tidak bekerja lagi di perusahaan" Apakah menurut Bapak kami bisa memperkarakan? Bagaimana cara dan prosesnya serta cost dan benefit? Apakah bapak bisa sharing pengalaman khususnya di Indonesia (perusahaan kami perusahaan asing)? Terima kasih


Linda


Jawaban

Dear Linda,

Terima kasih atas kepercayaannya untuk mengajukan pertanyaan kepada kami, seperti permintaan yang Sdri. Linda sampaikan, berikut saya sharing kasus serupa. Dalam kontrak kerja dituliskan bahwa,

Pasal 6. Kewajiban karyawan:

Selama berlakunya Perjanjian ini, Karyawan setiap saat:

Pasal 6.5. Akan menolak melakukan pekerjaan ataupun memberikan jasa kepada pihak manapun yang merupakan kompetitor perusahaan atau yang memiliki bisnis/kegiatan usaha serupa dengan Perusahaan secara langsung atau tidak langsung. Kewajiban ini terus berlanjut sampai dengan 1 tahun setelah perjanjian ini berakhir dan/atau 1 tahun setelah karyawan tidak bekerja lagi di perusahaan”.

Artinya bahwa, selama 1 (satu) tahun, jika karyawan yang telah resign hingga batas waktu tersebut perusahaan dapat memberikan sanksi kepada karyawan tersebut jika melanggar ketentuan diatas. Tinggal apakah sanksi yang tertuang dalam perjanjian tersebut berupa sanksi administratif atau material.

Sah-sah saja jika ingin memperkarakan hal ini, namun mungkin dipertimbangkan dampak-dampak seperti konsentrasi, waktu yang akan diluangkan untuk mengruskan hal ini serta dampak material.
kedua perusahaan kompetitor akan lebih mendapatkan “reputasi” dari promosi gratis atas proses perkara ini ke pengadilan apalagi jika kasus ini sampai kepada ranah media publik.

Beberapa tahun lalu, terjadi hal serupa di sebuah perusahaan manufacture di wilayah bogor dan tangerang, bahkan lebih parahnya, karyawan yang bersangkutan membocorkan rahasia perusahaan, menjelek-jelekkan perusahaan asal dengan menggunakan media email dan surat kaleng sewaktu sudah bergabung ke perusahaan kompetitor. Lalu perusahaan asal, melakukan investegasi dan melakukan prosedur hukum dengan melibatkan pihak berwajib dan pengadilan. Karena kasus ini sudah terbukti membocorkan rahasia perusahaan dan juga pencemaran nama baik perusahaan, maka perusahaan asal mengenakan sanksi perdata dengan berlandaskan pada hukum kerahasiaan data perusahaan dan pencemaran nama baik.

Demikian sharing yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan dapat membantu menjawab. Terima kasih

 


Anda dapat mengirim pertanyaan konsultasi dengan mengisi form berikut.




Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR