PortalHR

Compensation & Benefit

photo

Kapan Menaikkan Gaji Karyawan dan Apa Dasarnya?

Oleh : Wiwiek Wijanarti
Tentang Penulis
Kamis, 25 Februari 2010 - 2:48 WIB

Pertanyaan

Apa dasar untuk penghitungan kenaikan gaji karyawan? Idealnya berapa lama ada kenaikan gaji, dan prosentasenya seperti apa? Perlukah dikeluarkan semacam SK untuk karyawan yang mendapat kenaikan gaji?


Wahyu Adi Wibowo - PT Dwi Guna Laksana, Banjarmasin


Jawaban

Dasar Kenaikan gaji antara lain:

1. Adanya kenaikan biaya hidup atau biasa disebut sebagai COLA (Cost of Living Adjustment).Prosentase kenaikan UMP (Upah Minimum Propinsi) setiap tahun dapat dijadikan sebagai patokan karena pemerintah menetapkan kenaikan UMP berdasarkan kenaikan biaya hidup di masing-masing propinsi. Misal, kenaikan UMP tahun ini 10% maka sebaiknya gaji karyawan juga dinaikkan 10% terutama untuk karyawan yang gajinya sedikit di atas UMP. Untuk karyawan yang gajinya 2 kali atau lebih di atas UMP, prosentase kenaikannya bisa lebih kecil dari prosentasi kenaikan UMP.

2. Berdasarkan prestasi kerja karyawan 1 tahun terakhir. Pada umumnya perusahaan melaksanakan kegiatan penilaian karya setiap semester untuk mengevaluasi performa karyawan. Karyawan dengan prestasi kerja yang baik tentu saja mendapatkan kenaikan gaji yang lebih tinggi dibandingkan karyawan dengan prestasi kerja yang biasa-biasa saja.

3. Adanya promosi atau mutasi karyawan sehingga beban kerja maupun kompleksitas kerja lebih tinggi dibandingkan pekerjaan sebelumnya.

Prosentase karena prestasi, promosi atau mutasi besarnya tergantung dari kemampuan perusahaan. Kenaikan gaji karyawan pada umumnya dilaksanakan setahun sekali.

SK kenaikan gaji perlu diberikan agar karyawan tahu mengenai kenaikan gaji dan sebagai dasar untuk bagian keuangan melakukan perubahan gaji bagi karyawan.


Anda dapat mengirim pertanyaan konsultasi dengan mengisi form berikut.




Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR