PortalHR

Idul Fitri

Hubungan Karyawan

photo

Jaminan Kesehatan, Jamsostek, dan Dasar Hukumnya

Oleh : Bambang Supriyanto
Tentang Penulis
Rabu, 18 Mei 2011 - 9:51 WIB

Pertanyaan

Kontrak Kerja Tanpa Jaminan Kesehatan, Bolehkah? Perusahaan saya akan mengontrak karyawan operasional untuk 2 tahun. Untuk sementara waktu ini, perusahaan saya mengundur untuk mendaftarkan diri sebagai anggota Jamsostek. Nah, dalam kontrak dengan karyawan, saya meniadakan jaminan kesehatan. Apakah itu diperbolehkan? Zurni - Tee Box Community Centre, Padang Selamat pagi pak, saya setelah membaca hal di atas boleh tahukah dasar hukum apa yang dipakai? peraturan no berapakah itu? Terima kasih


Zurni & Deddy


Jawaban

Jawaban

Mengikutsertakan pekerja dalam program Jamsostek wajib dilaksanakan oleh perusahaan yang mempekerjakan 10 orang atau lebih pekerja. Jaminan kesehatan merupakan salah satu dari 4 program Jamsostek (selain Jaminan Kecelakaan, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua). Sanksi pelanggaran adalah maksimal hukuman kurungan 6 bulan, atau denda Rp 50 juta.

Peraturan Pemerintah No 14 tahun 1993 mengatur bahwa perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 10 (sepuluh) orang atau lebih, atau membayar upah paling sedikit Rp 1.000.000 sebulan (total upah yang dibayarkan kepada semua pekerja) wajib mengikutsertakan semua pekerjanya dalam program Jamsostek.

Dalam hal perusahaan telah menyelenggarakan Jaminan Kesehatan lebih baik dari program Jamsostek, perusahaan dapat tidak mengikutsertakan pekerja dalam program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan dalam program Jamsostek.


Anda dapat mengirim pertanyaan konsultasi dengan mengisi form berikut.




Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR