Dasar Hukum dan Cara Perhitungan Cuti yang Diuangkan | PortalHR.com

PortalHR

BPJS Ketenagakerjaan

Compensation & Benefit

photo

Dasar Hukum dan Cara Perhitungan Cuti yang Diuangkan

Oleh : Josephine Regina
Tentang Penulis
Senin, 4 Maret 2013 - 10:23 WIB

Pertanyaan

Apa dasar hukum dan bagaimana cara perhitungan untuk perihal cuti yang diuangkan?
terimakasih


Ori


Jawaban

Dasar Hukum yang digunakan adalah UU No. 13 tahun 2003, dalam hal kaitannya mengenai cuti yang diuangkan yaitu:
Bagi karyawan yang mengundurkan diri sesuai dengan pasal 156 ayat 4 (a); cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur dapat diganti ke dalam bentuk uang.
Secara praktek, perhitungannya adalah jumlah hari kerja cuti yang menjadi hak karyawan sampai dengan efektif tanggal pengunduran diri dibagi dengan jumlah hari pada bulan saat efektif pengunduran diri karyawan dikali total upah sebulan.
Contoh:
total upah : Rp. 3 juta (gross)
hak cuti setahun  15 hari kerja
tanggal efektif penggunduran diri 15 April 2013
Hak cuti karyawan : 4 (Jan – April)/12 bulan x 15 hari kerja cuti
= 5 hari kerja
karyawan sdh mengambil cuti tahunan 1 hari di bulan Januari maka, hak cutinya menjadi 5 hari kerja – 1 hari kerja yg sdh diambil dibulan Januari. Jadi sisa cuti tahunannya adalah hanya 4 hari saja.
Untuk perhitungan diuangkan adalah:
= (4 hari kerja (hak cuti prorata)/ 22 hari kerja di bulan April) x Rp. 3 juta
= Rp. 545,455.- (gross)
Sehingga cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur untuk karyawan ini adalah sebesar Rp. 545,455.- (gross).
Semoga dapat membantu.

 

*) Josephine Regina adalah HR Performance and Reward Head di industri perbankan lokal.

Category: Product #: Regular price:$ (Sale ends ) Available from: Condition: Good ! Order now!
Reviewed by on. Rating:


Anda dapat mengirim pertanyaan konsultasi dengan mengisi form berikut.




HR Summit

Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR