Bolehkah Merekrut Pekerja Harian, dan Apa Syaratnya? | PortalHR.com

PortalHR

BPJS Ketenagakerjaan

Hubungan Karyawan

photo

Bolehkah Merekrut Pekerja Harian, dan Apa Syaratnya?

Oleh : Wiwiek Wijanarti
Tentang Penulis
Selasa, 2 Juni 2009 - 3:28 WIB

Pertanyaan

Dear Bu Wiwiek,

Di perusahaan tempat saya bekerja ada rencana untuk merekrut karyawan harian karena kondisi perusahaan sedang tidak stabil. Jadi, daripada setiap bulan melakukan "shutdown", menajemen memutuskan untuk beberapa bulan ke depan karyawan baru yang masuk dihitung sebagai karyawan harian, sampai kondisi perusahaan bagus. Yang jadi pertanyaan, bolehkah merekrut karyawan harian? Kalau boleh, persyaratannya apa saja, dan berapa lama seseorang bisa jadi karyawan harian?


Jimmy


Jawaban

Jika memang kondisi perusahaan seperti itu maka diperbolehkan untuk merekrut karyawan harian. Ketentuan untuk karyawan harian atau karyawan lepas diatur dalam Kepmen 100 tahun 2004 tentang "etentuan pelaksanaan perjanjian kerja waktu tertentu", sebagai berikut:

Pasal 10
(1) Untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu yang berubah-ubah dalam hal waktu dan volume pekerjaan serta upah didasarkan pada kehadiran, dapat dilakukan dengan perjanjian kerja harian atau lepas.
(2) Perjanjian kerja harian lepas sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dengan ketentuan pekerja/buruh bekerja kurang dari 21 hari dalam 1 bulan.
(3) Dalam hal pekerja/buruh bekerja 21 hari atau lebih selama 3 bulan berturut-turut atau lebih maka perjanjian kerja harian lepas berubah menjadi PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu/kontrak kerja)

Pasal 11
Perjanjian kerja harian lepas yang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (1) dan ayat (2) dikecualikan dari ketentuan jangka waktu PKWT pada umumnya (dengan kata lain tidak ada ketentuan mengenai jangka waktu)

Pasal 12
(1) Pengusaha yang mempekerjakan pekerja/buruh pada pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 wajib membuat perjanjian kerja harian lepas secara tertulis dengan para pekerja/buruh.
(2) Perjanjian kerja harian lepas sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dapat dibuat berupa daftar pekerja/buruh yang melakukan pekerjaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 sekurang-kurangnya memuat:
a. nama/alamat perusahaan atau pemberi kerja.
b. nama/alamat pekerja/buruh.
c. jenis pekerjaan yang dilakukan.
d. besarnya upah dan/atau imbalan lainnya.

Category: Product #: Regular price:$ (Sale ends ) Available from: Condition: Good ! Order now!
Reviewed by on. Rating:


Anda dapat mengirim pertanyaan konsultasi dengan mengisi form berikut.




Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR