Apakah Karyawan Harian Berhak atas THR?

1. Perjanjian kerja harian lepas dilakukan dengan ketentuan pekerja bekerja kurang dari 21 hari dalam 1 (satu) bulan. Dalam hal pekerja bekerja 21 hari atau lebih selama 3 (tiga) bulan berturut-turut atau lebih maka perjanjian kerja harian lepas berubah menjadi PKWTT (Kepmanakertrans No 100 tahun 2004).

2. Pengusaha wajib memberikan THR kepada pekerja yang telah mempunyai masa kerja 3 bulan secara terus-menerus atau lebih. Besarnya THR: pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus-menerus atau lebih sebesar 1 (satu) bulan upah. Pekerja yang mempunyai masa kerja 3 bulan secara terus-menerus tapi kurang dari 12 bulan diberikan secara proporsional dengan masa kerja, yakni dengan perhitungan masa kerja/12 x 1 (satu) bulan upah (Permenakertrans No 04 tahun 1994).

3. Pada prinsipnya, pekerja dengan status harian juga berhak atas THR. Dengan asumsi, pekerja tersebut tetap dalam status harian lepas (tidak melanggar ketentuan dalam butir 1), dilihat masa kerjanya sebagai pekerja harian lepas. Kemudian lakukan perhitungan sebagaimana pada butir 2.

Category: Product #: Regular price:$ (Sale ends ) Available from: Condition: Good ! Order now!
Reviewed by on. Rating:
Tulisan ini dipublikasikan di Compensation & Benefit, Klinik HR Praktis, Konsultasi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>