Apa Saja Hak Karyawan yang Di-PHK Secara Tidak Hormat? | PortalHR.com

PortalHR

IDSL

Hubungan Karyawan

photo

Apa Saja Hak Karyawan yang Di-PHK Secara Tidak Hormat?

Oleh : Bambang Supriyanto
Tentang Penulis
Kamis, 17 Juni 2010 - 11:26 WIB

Pertanyaan

Apa hak yang diberikan kepada karyawan yang diberhentikan secara tidak hormat? Karyawan tersebut melakukan pencurian aset perusahaan dan telah dijatuhi hukuman pidana berdasarkan putusan pengadilan negeri. Hak yang telah kami berikan adalah uang pisah. Apakah kami juga harus memberikan uang penggantian hak?


Hendy Sujatmiko - PTPN 4, Asahan, Sumut


Jawaban

Seorang pekerja yang dijatuhi hukuman pidana oleh pengadilan, maka perusahaan "dapat" melakukan PHK (kata "dapat" berarti boleh dilaksanakan dan boleh juga tidak dilaksanakan) – Referensi: UU No 13 tahun 2003, Pasal 160 ayat (5).

Ayat (6) dalam pasal yang sama mengatur bahwa PHK yang dilakukan oleh pengusaha dalam kasus tersebut dilakukan tanpa penetapan oleh Lembaga Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. Selanjutnya, ayat (7) masih dalam pasal itu menyatakan bahwa terkait dengan PHK tersebut pengusaha wajib membayar uang penghargaan masa kerja (UPMK) sebesar ketentuan Pasal 156 ayat (3), dan Uang Penggantian Hak (UPH) sesuai ketentuan dalam Pasal 156 ayat (4).

Dalam UPH, terdapat kewajiban pengusaha untuk membayar uang penggantian perumahan dan biaya kesehatan sebesar 15% dari jumlah uang pesangon ditambah dengan UPMK.

Berdasar Pasal 160 ayat (7) tidak terdapat ketentuan bahwa pengusaha harus membayar uang pesangon. Dengan demikian maka UPMK dan 15% UPH menjadi nol, karena uang pesangon adalah nol. Kewajiban pengusaha hanya membayar uang pisah saja.


Anda dapat mengirim pertanyaan konsultasi dengan mengisi form berikut.




Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR

idsl