Mewujudkan SDM Kategori "Knowledge Worker" | PortalHR.com

PortalHR

BPJS Ketenagakerjaan

Opini

Selasa, 29 April 2008 - 2:09 WIB

Mewujudkan SDM Kategori "Knowledge Worker"

Oleh : Mohamad Wahyudin, SH
Selasa, 29 April 2008 - 2:09 WIB

SDM seperti apakah yang kita butuhkan saat ini? Atau, kalau kita mengembangkannya dari dalam perusahaan sendiri, SDM seperti apakah yang akan kita bentuk?
Memasuki abad milineum yang ditandai dengan perekonomian berbasis ilmu pengetahuan, tidaklah dapat disangkal bahwa manusialah yang akan menjadi "pengangkat tingkat laba" bagi perusahaan. Bersamaan dengan itu, diprediksi bahwa dalam tahap awal era ekonomi tersebut akan muncul faktor produksi baru, yakni "knowledge". Dengan kata lain, para "knowledge worker" akan menggeser dominasi peran faktor-faktor produksi konvensional yang bersifat fisik seperti tanah, pabrik, mesin, properti, pekerja pelaksana dan stok barang.
Knowledge worker adalah pekerja yang mahir dalam mencari dan memilih data yang tepat dan mengolahnya menjadi informasi yang akurat dan kemudian mentransformasikannya menjadi pengetahuan yang bermanfaat dan diminati konsumen/pasar. SDM dengan kategori semacam inilah yang kita perlukan saat ini, yakni yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Mampu mencari data.
2. Mampu mengelola data.
3. Mampu menganalisa data sehingga lahir suatu strategi.
4. Mampu menjalankan strategi tersebut.
Bagaimana cara-cara yang strategis dan taktis untuk mewujudkan SDM berkategori "knowledge worker"? Ada beberapa aspek khusus yang perlu diperhatikan:
1. Aspek Ideologis
Karyawan harus memahami visi dan misi perusahaan. Hal ini sangat prinsip dan fundamental untuk terbentuknya karyawan/pekerja pengetahuan. Visi adalah sebuah gambaran tentang masa depan di mana sebuah organisasi/perusahaan akan berada. Visi juga menjelaskan yang akan terjadi atau dicapai oleh sebuah organisasi pada masa depan itu dan harus menjelaskan mengapa akan terjadi. Sedangkan, misi merupakan penjabaran esensi dari niat perusahaan dan menjelaskan kapan, di mana dan bagaimana mereka akan merealisasikan visi.
Termasuk dalam aspek ideologis ini adalah pemahaman tentang Job Discription. Dengan adanya job discription, karyawan akan mengetahui tugas dan tanggung jawab mereka dalam bekerja. Dengan demikian pemahaman dan sosialisasi terhadap visi, misi dan job discription harus terus-menerus dilakukan.
2. Aspek Yuridis
Pemahaman dan taat terhadap aturan yang berlaku merupakan salah satu cara pembentukan SDM pekerja pengetahuan, mengingat hukum dibuat secara filosofis bertujuan untuk menciptakan ketertiban dan kedamaian dalam bekerja. Aturan hukum mencakup peraturan perusahaan, sistem dan prosedur, surat keputusan, surat instruksi dan lain-lain.
Perusahaan merupakan organisasi tempat berkumpul orang-orang yang mempunyai perbedaan kepentingan dan karakter, dengan demikian tingkat timbulnya konflik sangat terbuka. Dengan terciptanya ketertiban dan kedamaian dalam bekerja maka timbul suasana kerja yang kondusif dan diharapkan pula tingkat produktivitas bekerja semakin baik.
3. Aspek Mental dan Budaya
Aspek ini mencakup mental terhadap kerja itu sendiri, terhadap perlunya menghasilkan barang yang bermutu, terhadap kualitas layanan dan akhirnya terhadap integritas dan reputasi.
Ada sejumlah aspek budaya Indonesia yang dapat menghambat kemajuan, yakni :
— kurangnya orientasi terhadap pencapaian prestasi.
— orientasi yang berlebihan kepada kejayaan masa lalu
— lebih mengandalkan firasat dan keberuntungan.
— ketergantungan pada kelompok.
— berorientasi vertikal
— kurang peduli dengan mutu dan kepuasan pelanggan.
— senang mencari jalan pintas dan suka menerabas.
— kurang percaya diri.
Mental dan budaya yang diharapkan guna pembentukan SDM pekerja pengetahuan adalah mental yang peduli dan budaya saling mengingatkan terhadap teman kerja yang melakukan pelanggaran terhadap aturan.
4. Aspek Keterampilan dan Keahlian.
Aspek ini mencakup tiga area. Pertama, pembenahan sistem pengarsipan dan data base untuk membantu memudahkan proses pengambilan keputusan yang strategis. Kedua, peningkatan kemampuan menganalisis untuk mendapatkan solusi yang terbaik. Ketiga, pelatihan karyawan yang sistematis dan berkesinambungan.
(<I>Penulis saat ini menjabat sebagai Manajer SDM PT Dharma Lautan Utama, Surabaya</I>)

Category: Product #: Regular price:$ (Sale ends ) Available from: Condition: Good ! Order now!
Reviewed by on. Rating:




Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR