Klinik HR » HR Strategis
Klinik HR Strategis
Pertanyaan
Sekretaris Pendiam dan Tertutup, Bagaimana Agar Berani Bicara?
Saya seorang pria pendiam, tertutup dan apabila ada rapat atau pertemuan enggan untuk berkomentar, seolah-olah beku. Kebetulan saya kerja sebagai sekretaris di sebuah yayasan pendidikan yang sebetulnya sudah jenuh duduk berlama-lama di depan komputer. Rasanya iri dan ingin seperti yang lain, dapat mengungkapkan pemikiran dan pendapatnya dengan lantang dan berani. Demikian juga dengan masalah lingkungan kerja, sepertinya enjoy kalau dapat berkomunikasi, berbaur dengan yang lain. Apakah sifat dan sikap saya ini bisa diubah?
Deni Sopian
Jawaban
Dear Mr/Mrs Pendiam
Sifat dan karakteristik Anda yang cenderung pendiam kemungkinan memang mencirikan pribadi yang tertutup. Sementara, tugas dan tanggung jawab Anda sebagai seorang sekretaris tentunya menuntut Anda untuk berinteraksi, berbicara dan memberikan pelayanan kepada pihak lain di perusahaan. Mengapa Anda pendiam, tentunya terdapat beberapa kemungkinan yang antara lain, Anda malu jika ditolak, Anda takut salah, atau Anda kurang terampil dalam komunikasi verbal, atau Anda kebingungan untuk memulai pembicaraan.
Jika pertanyaan Anda, apakah sifat dan sikap ini bisa dirubah, maka kita harus optimis bahwa setiap orang pasti bisa belajar untuk berubah. Pada dasarnya, kita bekerja selalu berhubungan dengan orang lain sehingga mau tidak mau, senang tidak senang, kita pun dituntut untuk berkomunikasi dengan orang lain. Cobalah mulai dengan melihat kelebihan yang Anda miliki yang tidak dimiliki orang lain agar Anda merasa percaya diri. Rasa percaya diri ini akan membantu Anda untuk lebih berani mengutarakan pendapat Anda. Di bawah ini saya berikan tips dan triknya:
1. Kenali motif atau karakteristik orang yang Anda hadapi. Anda bisa membaca berbagai buku praktis tentang tipologi kepribadian
2. Tentukan pendekatan yang paling cocok untuk setiap karakteristik tipologi orang yang Anda hadapi
3. Berubahlah ke gaya pendekatan yang disukai orang yang Anda hadapi
4. Jika Anda terlibat di dalam meeting dan ingin ikut berperan aktif, Anda harus bersiap diri dengan topik yang akan dibahas. Jika perlu buat catatan sebelumnya agar Anda tahu apa yang harus Anda kemukakan 5. Dalam pergaulan sehari-hari, Anda juga harus mengembangkan minat sosial dengan bergaul dengan siapa saja. Cobalah untuk memulai pembicaraa terlebih dahulu dengan sapaan yang sifatnya sehari-hari. Hilangkan rasa malu atau takut ditolak, karena pada dasarnya semua orang senang disapa atau diperhatikan.
6. Berlatihlah untuk berbicara dengan ekspresif dan melakukan eye contact dengan orang yang Anda ajak bicara. Minta teman Anda memberikan feedback sejauh mana cara Anda berkomunikasi sudah menarik. Perbaiki cara Anda berkomunikasi dari waktu ke waktu. Paling tidak Anda juga bisa mencontoh rekan atau pimpinan yang ada di kantor, yang menurut Anda memiliki gaya komunikasi yang baik.
Selamat mencoba.
portalhr.com
KlinikHR Sebelumnya
