PortalHR

Idul Fitri

Strategi

Ciptakan Budaya Kerja yang Baik Untuk Menggaet SDM Berkualitas

Rabu, 10 April 2013 - 12:28 WIB

Salah satu masalah yang sering dihadapi usaha kecil menengah (UKM) adalah sulitnya mencari karyawan (SDM). Sementara itu tingkat turn over juga meningkat dari tahun ke tahun. Untuk menyiasati hal ini, Trialiati Gunamertha, seorang konsultan SDM yang banyak memfokuskan dirinya pada UKM memberikan tips yang menarik.

“Berbicara mengenai UKM, sering kali kita bicara mengenai sumber daya manusianya (SDM). Biasanya yang menjadi problem bagi pelaku usaha ialah ketika terbentur bagaimana mencari karyawan yang tepat,” tuturnya dalam acara seminar UKM Naik Kelas beberapa waktu yang lalu di Jakarta.

Wanita yang akrab disapa Lita Mucharom ini mengatakan, dewasa ini SDM semakin sulit dicari, karena SDM semakin dianggap penting sebagai motor penggerak utama suatu bisnis. Di Eropa dan Amerika saat ini, karyawan yang memasuki usia pensiun lebih banyak, sementara supply dari lulusan universitas semakin berkurang.

Dalam melakukan rekrutmen, Lita memberi tips agar perusahaan mencari dari calon karyawan yang pertama-tama adalah dari sisi karakter, apakah cocok dengan budaya perusahaan.

Kedua, dari segi motivasinya apakah si karyawan money orientated atau tidak, jika ya maka perusahaan harus berpikir matang apakah dapat memenuhinya atau tidak. Dan yang terakhir ialah mengenai kompetensinya, karena seiring berjalannya waktu, kompetensi dapat diajarkan.

Selanjutnya, bagaimana caranya agar perusahaan mendapatkan karyawan dengan ‘harga’ yang pas. “Yang semestinya dilakukan ialah dengan membangun brand atau image bahwa kita adalah employer yang baik. Sehingga salary bukanlah satu-satunya motivasi, melainkan ingin belajar atau karena terinspirasi dari para leader atau pendiri perusahaan tersebut dan lain hal,” ungkapnya.

Setalah sukses membangun brand dan menghire karyawan, maka saatnya perusahaan memikirkan bagaimana caranya membangun team work, juga mempertahankan karyawan, bahkan mengembangkannya, dan yang tidak kalah pentingnya ialah meminta karyawan agar menghasilkan kinerja terbaik mereka. Lita menyarankan yang dapat dilakukan UKM ialah membangun budaya kerja, dengan terciptanya budaya kerja yang baik, maka perusahaan akan mendapatkan SDM yang berkualitas, juga memiliki etos kerja yang baik dan sesuai dengan arahan leader.

Lita mengatakan cara membangun budaya kerja salah satunya dengan melaksanakan apa yang mendukung dari brand perusahaan. “Contohnya, jika brand tersebut di bidang pendidikan maka budaya kerjanya ialah knowledgeable.” Namun, agar karyawan terbiasa dengan budaya kerja, perusahaan dapat melakukan mulai dari sosialisasi, evaluasi, juga mengangkat role model atau memberikan reward.

“Agar karyawan dapat memberikan kinerja yang terbaik salah satunya ialah dengan cara membangun keterikatan emosional dengan perusahaan,” ujar Lita. Ada 12 tahapan yang dilakukan untuk menciptakan keterikatan emosional. Beberapa di antaranya ialah uraian pekerjaan dan target informasi yang jelas, memiliki perlengkapan kerja yang mendukung, diperhatikan oleh atasan/rekan kerja, visi dan misi yang sejalan, memiliki teman kerja yang berkualitas juga kompak, dan adanya manajemen karir. (*/@friesskk)






Satu komentar to Ciptakan Budaya Kerja yang Baik Untuk Menggaet SDM Berkualitas



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with Facebook

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR