Bagaimana Seorang Pemimpin Membangun Trust | PortalHR.com

PortalHR

BPJS Ketenagakerjaan

Leadership

Bagaimana Seorang Pemimpin Membangun Trust

Rabu, 19 Juni 2013 - 1:25 WIB

Di antara kita mungkin pernah melihat formasi terbang burung angsa yang membentuk huruf V. Formasi  tersebut memungkinkan mereka untuk bisa terbang 71% lebih jauh daripada ketika mereka terbang sendirian. Dalam kumpulan angsa terbang tersebut, tugas paling berat ditanggung oleh angsa terdepan. Berada di posisi terdepan, tugasnya adalah membuka jalan dan memecah hambatan udara, sedangkan angsa-angsa yang lain terbang mengikutinya. Angsa terdepan itulah pemimpin.

Analogi angsa tersebut bisa menjadi contoh yang baik tentang pentingnya peran seorang pemimpin bagi organisasi. Ia mengarahkan timnya untuk mencapai sebuah goal, memberikan motivasi dan membantu meringankan hambatan yang dihadapi oleh anak buahnya. Begitu krusialnya peran pemimpin, hingga kebanyakan perusahaan memfavoritkan kandidat yang memiliki skill kepemimpinan tinggi, juga memprioritaskan materi leadership dalam setiap training yang mereka sampaikan kepada karyawan. Namun, memimpin banyak anak buah, dengan beragam karakter, bukanlah perkara mudah. Setidaknya, kita harus mendapatkan kepercayaan (trust) dari orang-orang yang kita pimpin.

Lalu bagaimanakah cara meningkatkan kepercayaan anggota tim kepada kita sebagai seorang leader? Dalam Asia HRD Congress 2013, Ava Diamond, leadership consultant Diamond Success Group memberikan tips-tips menarik yang dapat kita coba implementasikan, yaitu:

1. Walk The Talk

Jika pemimpin melakukan sesuatu yang benar dan berdampak positif bagi organisasi, secara natural orang lain akan melakukannya. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah memastikan bahwa ide yang kita sampaikan sesuai dengan value yang kita anut. Kemudian, kita pikirkan lagi mengapa kita ingin melihat perubahan ataupun improvement tersebut, dan setelah itu kita sinkronisasi dengan nilai yang kita yakini. Langkah selanjutnya adalah secara konsisten melakukan semua ketentuan yang kita buat.

2. Percaya diri

Kepercayaan diri adalah fondasi bagi kepemimpinan untuk tumbuh. Karena pada akhirnya memimpin adalah tentang kepercayaan diri dalam mengambil keputusan dan berkomitmen terhadap keputusan tersebut. Tanpa itu semua, upaya-upaya kita tidak akan banyak memberikan perubahan. Salah satu contoh dari kurangnya percaya diri yang dimiliki pemimpin adalah ketika mengambil keputusan, ia kurang tegas dan mengatakan, “mungkin, tapi saya juga kurang yakin”.

3. Memberi contoh

Tidak ada yang lebih powerful untuk mengubah perilaku karyawan selain mereka melihat sendiri bos atau atasannya melakukan hal-hal yang ia perintahkan untuk dilakukan anak buahnya. Seperti kata Mahatma Gandhi, “Be the change you wish to see in this world”, maka itu berlaku juga dalam menumbuhkan trust bagi para pemimpin.

4. Terbuka, ungkapkan perasaan kita

Ada saatnya seorang pemimpin berlaku terbuka terhadap anggota timnya. Misalnya saja organisasi sedang menghadapi masalah tertentu, maka daripada masalah tersebut disimpan sendiri lebih baik dikabarkan ke seluruh anggota tim. Selain menghindarkan prasangka, bersikap terbuka juga potensif memunculkan lebih banyak opini dan solusi.

5. Bersikap adil, konsisten dan menghargai keunikan

Ketidakadilan akan memicu kecemburuan yang akhirnya akan membuat anak buah tak lagi respect terhadap atasan atau pimpinannya. Itulah mengapa, penting bagi pemimpin untuk bersikap adil. Selain adil, konsistensi juga diperlukan untuk membuat mereka yakin bahwa sebagai pemimpin, kita bersungguh-sungguh mengarahkan anggota tim kepada goal yang dicita-citakan. Begitu juga uniqueness, seorang pemimpin harus peka akan perbedaan setiap anggota tim.

6. Berpikir “we” bukan “me” dalam team

Kita perlu untuk berpikir bahwa kita adalah bagian dari tim, tidak melulu bahwa kita adalah kepala dari tim tersebut. Dan goal dari tim bukanlah tentang pemimpin sebagai seorang individu, tetapi seluruh anggota.  Lao Tzu, seorang guru kepemimpinan mengungkapkan bahwa pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang ketika tugas yang diembannya rampung dengan baik, maka anggota tim akan mengatakan “we did it ourselves!” (*/@yunitew)

Category: Product #: Regular price:$ (Sale ends ) Available from: Condition: Good ! Order now!
Reviewed by on. Rating:




Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Training BPJS Kesehatan

Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR