PT PAL Potong Gaji Karyawan dan Direksi | PortalHR.com

PortalHR

BPJS Ketenagakerjaan

Berita

PT PAL Potong Gaji Karyawan dan Direksi

Rabu, 27 Mei 2009 - 11:43 WIB

Krisis yang membelit PT PAL Indonesia semakin parah. Setelah meliburkan sebagian karyawan setiap Jumat, kini perusahaan pembuat kapal milik pemerintah itu juga mulai memangkas gaji para karyawannya.

Selasa (26/5) malam, karyawan dan manajemen PT PAL telah mencapai kesepatakan. “Gaji karyawan bulan Mei dibayar tidak penuh, pemotongan 30% untuk karyawan grade 8 kebawah, 50% untuk grade 9 ke atas, sedangkan direksi tidak menerima gaji,” beber Kepala Kantor Perwakilan Jakarta PT PAL Yunandar.

Sebelumnya, seperti ditulis Kontan, Selasa (26/5/09), manajemen PT PAL telah meliburkan sekitar 600 karyawannya setiap Jumat secara bergiliran. Ini menjadi jalan keluar untuk mengatasi masalah PT PAL yang tengah kekurangan modal. Sejatinya, PT PAL masih harus menyelesaikan pesanan 18 kapal hingga 2010. Rinciannya, sekitar sembilan kapal harus selesai dan dikirimkan tahun ini sementara sembilan kapal lagi mesti selesai tahun depan. “Tapi, hanya ini yang bisa kami lakukan, sebab keputusan pencairan modal ada di tangan departemen keuangan,” ujar Yunandar, Selasa (26/5).

Sebenarnya, pada Februari 2009 PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) berencana mengucurkan bantuan pinjaman awal senilai US$ 11 juta, dari total kucuran pinjaman senilai US$ 40 juta sampai US$ 50 juta. Jumlah ini masih di bawah permintaan PT PAL yang mencapai US$ 60 juta. Tapi, hingga kini pinjaman itu tak kunjung cair.

Sekretaris PPA Renny O. Rorong mengatakan, pada prinsipnya pihaknya telah siap mencairkan dana ke PT PAL. Namun, sesuai aturan yang berlaku PPA tidak bisa begitu saja mencairkan dana ke PT PAL. “Makanya, kami tengah berkoordinasi secara intensif dengan Depkeu, BUMN dan bank terkait,” ujar dia.

Yunandar mengakui rencana pinjaman itu. Ia juga bilang, PT PAL dan PPA telah menyepakati bunga utang tersebut. “Besarnya sekitar 7% sampai 9% per tahun,” ungkap dia. Selain pinjaman pemerintah, PT PAL memiliki opsi lain yaitu meminjam dari bank asing. “Namun, tingginya bunga serta prosesnya yang panjang membuat opsi itu menjadi sangat jauh dari pikiran kami,” ujar Yunandar.

Yang pasti, krisis di tubuh PT PAL ini membuat para karyawan meradang. Ketua Umum Serikat Pekerja PT PAL Kartiko Ardi Widodo meminta penjelasan pemerintah. “Harus tegas, kalau mau rasionalisasi berapa orang?” tanya dia seperti dikutip Kompas.com.

Category: Product #: Regular price:$ (Sale ends ) Available from: Condition: Good ! Order now!
Reviewed by on. Rating:




Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Silakan klik Topik Berita di bawah ini

ASAP Conference benefit bos BPJS CEO Engagement gaji Generasi Y gen y Good Morning Partner Google HR HRD interview JKN kalender event HR karier karir Karyawan kenaikan gaji kepemimpinan ketenagakerjaan knowledge management leadership Linkedin manajemen outsourcing Paulus Bambang WS pemimpin PHK PKWT produktivitas rekrutmen SDM seputar HR serikat pekerja singapore social media social media & HR talent talent management THR tips training wirausaha
BPJS Ketenagakerjaan

Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR