Jum’at Ini Gubernur Se-Indonesia Bahas Upah Pekerja | PortalHR.com

PortalHR

IDSL

Berita

Jum’at Ini, Gubernur Se-Indonesia Bahas Upah Pekerja

Rabu, 1 Februari 2012 - 4:35 WIB

RENCANA pemanggilan Gubernur seluruh Indonesia ini disampaikan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar, di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu (1/2/2012), seperti dilansir detikcom. Agendanya membahas persoalan upah buruh yang belum juga menemukan titik temu antara pekerja dan pengusaha. Ia mengharapkan seluruh pihak mampu menuntaskan masalah penetapan upah buruh.

Pemerintah sendiri secara khusus membahas masalah upah pekerja menyusul gelagat demo buruh yang akan dilakukan buruh se-Tangerang. Rencananya tanggal 9 Februari 2012, para buruh Tangerang akan demo besar-besara jika tuntutannya terhadap kisruh pengadilan di PTUN bernasib sama dengan kasus di Bekasi.

Para buruh Bekasi melakukan aksi unjuk rasa beberapa hari terkait kisruh penetapan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) Bekasi yang digugat oleh pengusaha karena dianggap kenaikannya terlalu tinggi. Kenaikan upah ini menurut versi pengusaha tidak berdasarkan perhitungan realistis, justru mengedepankan hitung-hitungan politis dan cenderung populis untuk menarik simpati pekerja yang menjadi basis suara dalam pilkada.

Muhaimin menegaskan, penetapan upah harus disesuaikan dengan kebutuhan daerah. “Jangan sampai Gubernur menetapkan upah dengan caranya sendiri-sendiri. Semoga semuanya satu sikap, biar dalam hal penetapan upah semuanya seragam,” kata Muhaimin.

Sementara itu Menko Perekonomian, Hatta Rajasa, meminta adanya kesepakatan antara pengusaha dan serikat pekerja, terutama terkait perusahaan yang tidak punya kemampuan untuk bayar upah buruhnya sesuai UMP yang ditetapkan,” ujar Hatta sambil meminta agar pembayaran upah buruh tidak terlambat. “Dalam hal pengusaha mengajukan penundaan jika memang belum mampu membayar upah pekerjanya, diperbolehkan dengan catatan mereka mengajukan penundaan. Dan semuanya harus dilakukan sesuai dengan hukum yang ada,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta forum dialog antara buruh, pengusaha dan pemerintah di tingkat Kabupaten/Kota berlangsung efektif dan jangan sampai disusupi oleh kepentingan politik manapun. “Saya berharap tidak ada kepentingan lain selain kepentingan para pekerja dan didukung oleh kemampuan perusahaan itu. Bebaskan dari kepentingan politik apapun. Kepentingan ini kepentingan kemanusiaan, kepentingan keadilan,” nasihat Presiden sambil menggarisbawahi, “Jangan menyimpan dan mengalirkan masalah ke ruang yang lain.” (*)





Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with Facebook

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Silakan klik Topik Berita di bawah ini

ASAP Conference ASTD benefit BPJS CEO Engagement gaji Generasi Y gen y Good Morning Partner Google HR HRD job description kalender event HR karier karir Karyawan kenaikan gaji kepemimpinan ketenagakerjaan knowledge management leadership Linkedin manajemen outsourcing Paulus Bambang WS pengembangan PHK PKWT produktivitas rekrutmen SDM seputar HR serikat pekerja Singapore Human Capital Summit social media social media & HR talent talent management teknologi THR tips training wirausaha

Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR

idsl