34% Job Seekers di Amerika Mencari Kerja via Twitter | PortalHR.com

PortalHR

BPJS Ketenagakerjaan

Berita

34% Job Seekers di Amerika Mencari Kerja via Twitter

Selasa, 9 Oktober 2012 - 1:11 WIB

MENCARI KERJA melalui social media, kini semakin menjadi tren. Selain efektif dan tidak mengeluarkan biaya besar dari sisi pencari kerja, social media juga makin bergeser menjadi media referensi bagi perusahaan dalam mencari kandidat terbaik yang ada di pasar.

Jobvite, baru-baru ini merampungkan laporan survei bertajuk “2012 Social Job Seeker. Survei itu sendiri dilakukan secara online melibatkan 2.108 orang dewasa, di mana sebanyak 1.266 orang dewasa (berusia 18 +) adalah bagian dari tenaga kerja Amerika. Survei yang digelar 5-7 September 2012 yang lalu, di antaranya mengajukan pertanyaan pada status pekerjaan saat ini, penggunaan jaringan sosial untuk menemukan kesempatan kerja dan sikap tentang pasar tenaga kerja saat ini.

Dari 1.266 anggota angkatan kerja, 948 adalah tergolong sebagai “pencari kerja,” dan 86% mengaku memiliki setidaknya satu profile jaringan sosial. Sebanyak 318 yang saat ini bekerja menyebutkan bahwa dirinya sudah mantap dengan pekerjaan sekarang dan tidak sedang membuka diri untuk sebuah pekerjaan baru.

Data-data yang diperoleh dari survei tersebut, di antaranya:

- Saat ini 75% dari tenaga kerja Amerika merupakan pencari kerja (job seekers), di mana jumlah ini naik dari 69% tahun 2011. Artinya ada 25% sisanya dikategorikan sebagai employed, tapi not open.

- Sebanyak 69% pekerja di Amerika saat ini aktif mencari atau terbuka untuk pekerjaan baru. Jumlah ini naik dibanding pada tahun sebelumnya (2011) yang tercatat 61%. Jumlah 69% ini rinciannya adalah employed, actively seeking a new job (9%) dan employed, open to a new job (60%).

- Sebanyak 41% dari pencari kerja tersebut adalah overqualified. Dalam kelompok ini yang termasuk overqualified and actively looking (29%), overqualified but satisfied (12%), perfectly qualified (49%), underqualified (7%) dan no answer (3%).

- 1/3 dari semua pencari kerja mengaku kurang optimis tentang menemukan pekerjaan yang tepat buat dirinya.

- 88% dari semua pencari kerja memiliki setidaknya satu profil social networking, 64% memiliki dua profil dan 44%memiliki tiga profil. Yang dimaksud profil social networking ini adalah masing-masing Facebook, LinkedIn dan Twitter. Rinciannya dari all job seeker yang memiliki akun di Facebook (85%), LinkedIn (44%), dan Twitter (51%), sedangkan khusus employed but not open to new job memiliki karakter akun sebagai berikut; Facebook (75%), LinkedIn (31%), dan Twitter (31%).

- 52% dari pencari kerja menggunakan Facebook untuk membantu mencari pekerjaan, naik dari 48% pada tahun 2011.

- 38% dari pencari kerja menggunakan LinkedIn untuk membantu mencari pekerjaan, di mana angka ini naik dari tahun sebelumnya (2011) yang mencapai 30%.

- 34% dari pencari kerja menggunakan Twitter untuk membantu mencari pekerjaan, naik dari 26% pada tahun 2011.

Responden yang terlibat dalam survei ini dipilih melalui opt-in panel, yang artinya mereka telah menyatakan persetujuan untuk berpartisipasi dalam survei online seperti ini dan hasilnya dipublikasikan. (*/@erkoes)





Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Connect with Facebook

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Silakan klik Topik Berita di bawah ini

ASAP Conference ASTD benefit CEO Engagement gaji Generasi Y gen y Good Morning Partner Google HR HRD job description kalender event HR karier karir Karyawan kenaikan gaji kepemimpinan ketenagakerjaan knowledge management leadership Linkedin manajemen outsourcing Paulus Bambang WS pengembangan PHK PKWT produktivitas rekrutmen SDM seputar HR serikat pekerja singapore Singapore Human Capital Summit social media social media & HR talent talent management telecommuting THR tips training wirausaha
HR Summit

Komentar Terkini

Gudang Data

Event HR